Carousel berisi tips
Format yang paling sering disimpan: janji berangka di sampul, satu tips per visual, ajakan bertindak di akhir. Itulah yang ada di demo, dan cocok untuk profesi apa pun.
Tiga visual persegi yang dibaca berurutan: sampul, tips, ajakan bertindak, ditulis oleh GPT Image 2. Arahan seni dikabelkan ke ketiganya. Alur kerja lengkap terlihat tanpa akun.
Workflow sungguhan, hasil nyata. Geser dan zoom sesuka Anda.
Gunakan workflow iniAlur kerja nyata: satu node Arahan seni dikabelkan ke tiga node Gambar di GPT Image 2, satu perintah per visual. Tiga kotak carousel demo.
Sekilas info
Carousel dikenali sebelum dibaca. Bahkan sebelum kata pertama, mata melihat tiga kotak yang menyatu: warna sama, tipografi sama, margin sama. Itulah yang dibuat alur kerja ini. Node Arahan seni membawa gaya itu sekali saja, dikabelkan ke tiga node Gambar, dan tiap perintah visual hanya mengurus teks dan ilustrasinya sendiri.
Modelnya GPT Image 2, dan pilihan itu tidak netral: teks DI DALAM gambar yang menentukan berhasil tidaknya sebuah carousel, dan model ini paling andal di katalog untuk menulis kalimat pendek tanpa merusaknya, termasuk aksen. Demo menunjukkannya pada tiga visual berbahasa Prancis: « 3 erreurs qui gâchent votre café », « 1. L'eau bouillante », « Venez goûter la différence ».
Dua aturan sudah cukup agar teksnya benar. Berikan di dalam tanda kutip setelah kata «persis», dan berikan sedikit saja: satu judul dan satu kalimat per visual. Sisanya, palet, bidang warna, tekstur kertas, hidup di arahan seni. Tiga visual berharga dua puluh sembilan sen, dua puluh empat kredit.
Tulis gayamu di node Arahan seni
Palet, tipografi, latar, margin, gaya ilustrasi. Sekali untuk ketiganya. Node itulah yang membuat semuanya menyatu, bukan mengulang satu kalimat di tiga perintah.
Satu ide per visual, bukan tiga
Sampul yang menarik, isi yang memberi nilai, ajakan yang menutup. Carousel yang menaruh dua ide dalam satu visual tidak dibaca untuk keduanya.
Berikan teks di dalam tanda kutip
«Teks besar, dalam bahasa Indonesia, persis: …». Rumus itulah yang mencegah model menyusun ulang, memendekkan atau menerjemahkan judulmu. Setelah itu periksa hasilnya.
Hasilkan ketiganya, baca, perbaiki satu
«Hasilkan semua» mengeluarkan seluruh carousel. Kalau satu huruf jatuh salah, ubah teks itu dan jalankan ulang node tersebut: dua lainnya tetap dan gayanya tidak berubah.
Canvas yang sama, disetel untuk kebutuhan berbeda: setiap variasi hanya butuh dua atau tiga baris prompt yang diubah.
Format yang paling sering disimpan: janji berangka di sampul, satu tips per visual, ajakan bertindak di akhir. Itulah yang ada di demo, dan cocok untuk profesi apa pun.
Produk di sampul, apa yang berubah di tengah, tempat membelinya di akhir. Arahan seni memakai warna merekmu, dan serinya dikenali dari satu unggahan ke unggahan berikutnya.
Sebuah laporan, sebuah rekap, sebuah studi: ambil tiga angka dan beri satu per visual, sangat besar. Ini carousel yang paling banyak dibagikan, karena terbaca tanpa berhenti.
Tiga visual yang menceritakan satu perubahan. Konsistensi gaya itulah yang membuatnya terbaca sebagai satu cerita, bukan tiga unggahan yang ditaruh berdampingan.
Simpan kanvasnya, ganti teksnya setiap minggu. Arahan seni tidak berubah, jadi akunmu punya identitas visual tanpa ada yang perlu menyusunnya ulang.
Sampul carousel dan thumbnail YouTube tunduk pada aturan yang sama: sedikit kata, sangat besar, satu topik. Alur kerja tetangga mengurus format 16:9.
Berjalan lancar sampai suatu hari kamu mengganti satu warna: harus diganti tiga kali, dan satu yang terlewat merusak serinya. Node Arahan seni ada justru untuk itu.
Lebih dari satu dua kalimat, hurufnya melenceng dan bacaan berantakan. Teks panjang masuk ke keterangan unggahan, bukan ke visualnya.
Tanpa itu model menyusun ulang, memendekkan atau menerjemahkan judulmu. Dengan itu, ia menyalinnya. Satu kata yang mengubah seluruh hasil.
Carousel bukan tiga unggahan. Ia butuh janji di sampul dan alur yang berlanjut: tanpa itu, tidak ada yang menggeser sampai visual ketiga.
Untuk kalimat pendek yang diberikan dalam tanda kutip, ya, dan ketiga visual demo menunjukkannya dalam bahasa Prancis lengkap dengan aksennya. Untuk satu paragraf, tidak: tidak ada model gambar yang sanggup, pecah ke beberapa visual.
Bisa. Gandakan satu node Teks dan satu node Gambar, kabelkan arahan seni yang sama, dan visual keempat datang dengan gaya yang sama. Hitung delapan kredit lagi per visual.
Persegi seperti di demo cocok di mana saja, format paling aman dari satu platform ke platform lain. Node juga menyediakan 4:3 dan 3:4 kalau kamu hanya memakai satu jaringan.
Dua puluh empat kredit untuk tiga visual, delapan masing-masing. Harga tampil di setiap node sebelum diklik, dan mengulang satu visual hanya membayar yang itu.
Bisa. Taruh namanya di teks visual dan warnanya di arahan seni. Untuk logo yang presisi, tambahkan sesudahnya di perangkat tata letakmu: model gambar selalu menggambarnya sedikit berbeda.
Sekitar 1250 piksel per sisi, jauh di atas yang diminta media sosial. Untuk dicetak, node Tingkatkan memperbesarnya tanpa mengarang ulang teksnya.
Bisa, dan itu pemakaian yang wajar: ketik tiga teks di kanvas ponsel lalu unggah setelahnya. Panduan berkarya dari ponsel menjelaskan gerakannya.
Bisa, dalam keempat belas bahasa situs. Berikan kalimatnya dalam bahasa yang kamu mau dan sebutkan bahasanya di perintah, seperti demo dengan «dalam bahasa Prancis».
Membuat carousel media sosial dengan AI
Gunakan workflow iniAkun gratis, tanpa kartu kredit. Workflow terbuka sudah terisi di canvas Anda.